Geologi dan Film Animasi Moana

Akhir pekan kemarin diajak Cetta untuk menonton film terbaru dari Disney. Selalu tidak bisa menolak ajakan untuk menemaninya menonton film dari Disney.

Moana, judul film tersebut. Sebuah film dengan latar belakang kepulauan di samudra Pasifik, yang secara geologi ini adalah lokasi yang menarik. Tahu kan kepulauan di samudra Pasifik — atau yang disebut Polynesia? Hawaii adalah salah satu pulaunya. Benar saja, film Moana mampu menggambarkan fenomena geologi yang menarik itu.

Pada awal film diceritakan tentang tokoh jahat yang melegenda, Te Ka. Te Ka adalah lava hasil aktivitas vulkanis. Meski dijadikan simbol jahat tapi aktivitas vulkanis di Polynesia itulah hal yang sebenarnya. Polynesia adalah kepulauan yang terbentuk karena aktivitas vulkanis, maka tidak heran jika kita melihat lelehan lava — tampak seperti — di tengah laut, seperti Te Ka digambarkan dalam film ini. Sebagai kepulauan yang terbentuk dari aktivitas vulkanis, tidak hanya lelehan lava yang digambarkan dalam film Moana itu. Banyaknya gunung-gunung tinggi di sekitar desa tempat tinggal Moana, juga pantai yang berbatu.

Lava bantal digambarkan dengan sangat baik dalam film ini. Banyak dari kita melihatnya hanya sekadar batuan yang ada di pantai saja. Itulah lava bantal (pillow lava), lava yang membeku cepat karena berinteraksi langsung dengan air.

Kekar kolom (columnar joint) tidak ketinggalan digambarkan untuk semakin melambungkan imajinasi anak-anak akan kepulauan di samudra Pasifik. Terlihat jelas Moana dan Maui mencoba memanjatnya sebelum mereka berusaha mengambil kembali kail raksasa yang merupakan senjata Maui. Kekar kolom mempunyai bentuk yang menarik, setiap kolomnya tidak bulat juga tidak kotak segi empat tapi berbentuk segi banyak yang teratur. Kekar kolom ini juga hasil aktivitas vulkanis. Di Indonesia kita bisa melihat kekar kolom di pantai Wediombo, Gunung Kidul.

Moana tidak hanya mampu mengajak anak-anak untuk berani dan menyukai tantangan. Moana juga mampu melambungkan imanijasi anak-anak pada kepulauan di samudra Pasifik yang terbentuk karena aktivitas vulkanis. Setidaknya jika suatu saat nanti anak-anak kita mempunyai kesempatan berkunjung ke Hawaii, mereka akan teringat bahwa inilah fenomena alam sebenarnya yang pernah dilihatnya di film Moana.

Featured Image Source

691 Total Views 1 Views Today

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *